Warga Pangandaran Menemukan Bayi Berjenis Kelamin Perempuan di Masjid

News —Minggu, 12 Sep 2021 09:47
    Bagikan  
Warga Pangandaran Menemukan Bayi Berjenis Kelamin Perempuan di Masjid
Warga Pangandaran Menemukan Bayi Berjenis Kelamin Perempuan di Masjid/ Fto: Istimewa

PANGANDARAN, MATAJATENG

Seorang bayi berjenis kelamin perempuan yang diperkirakan baru lahir dua hari ditemukan oleh pasangan suami istri Darnyoh Puspitasari (27) dan Sarlo (32) warga Dusun Bantardawa RT 003/004 Desa Ciparakan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu 11 September 2021.

Penemuan bayi tersebut sekitar pukul 15.00 WIB yang berlokasi di masjid Al-Ikhlas, Dusun Empangsari RT 004/006 Desa/Kecamatan Kalipuang, Kabupaten Pangandaran.

Bayi yang ditemukan berjenis kelamin perempuan dengan berat badan 2 kilogram dan 46 centimeter yang diperkirakan baru lahir dua hari.

Camat Kalipucang Nana Sukarna menyebutkan, bahwa penemuan bayi tersebut terjadi saat pasangan suami istri Darnyoh dan Sarlo istirahat di masjid.

"Dugaan sementara, bayi tersebut baru dilahirkan dan di buang oleh orangtuanya," kata Nana kepada POSTPANGANDARAN, Sabtu 11 September 2021.

Penemuan bayi tersebut, kata Nana, berawal pasangan suami istro Darnyoh bersama suaminya Sarlo baru pulang dari arah Pangandaran menuju rumah di Kalipucang.

Baca juga: Dianggap Tokoh Paling Peduli Budaya, Tokoh Adat Tobelo Ini Serahkan Baju Adat ke Ganjar

Baca juga: Ganjar Jadi Penyiar, Pendengar Minta Tips Cinta Sampai Laporan Pungli

"Waktu perjalanan pulang, Sarlo mengantuk dan disarankan oleh Darnyoh untuk istirahat, setelah itu Sarlo dan istrinya beristirahat di Masjid Al-Ikhlas," terangnya.

Saat itu, sambung Nana, Sarlo tiduran di teras depan masjid dan Darnyoh akan solat ashar.

"Setelah Darnyoh wudhu dan membuka pintu sebelah kiri dan melihat ada bayi yang disimpan didalam Rigen," tuturnya.

Karena Darnyoh kaget, kata Nana, akhirnya membangunkan suaminya Sarlo serta memberi tahu warga sekitar.

"Selang beberapa menit dari penemuan itu warga menghubungi pihak Polsek Kalipucang," paparnya.

Kemudian, atas dasar kesepakatan pihak Sarlo dan Darnyoh serta warga beserta Polisi sepakat membawa bayi perempuan tanpa identitas itu ke Puskesmas untuk mendapat perawatan medis. (Deni)

Editor: Lila
    Bagikan  

Berita Terkait