Soal Vaksinasi 4 Kabupaten di Jateng Rendah Jadi Sorotan

News —Selasa, 21 Sep 2021 15:53
    Bagikan  
Soal Vaksinasi 4 Kabupaten di Jateng Rendah Jadi Sorotan
Soal Vaksinasi 4 Kabupaten di Jateng Rendah Jadi Sorotan/ Fto: Istimewa

SEMARANG, MATAJATENG

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberi perhatian kepada sejumlah daerah yang cakupan vakinasinya masih rendah. Daerah dengan vaksinasi rendah itu antara lain Cilacap, Brebes, Banjarnegara, dan Purbalingga

Hal itu disampaikan Ganjar saat memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 di kantornya, Selasa (14/9). Ganjar menegaskan agar setiap daerah yang menerima stok vaksin agar langsung dihabiskan dalam waktu sehari.

"Brebes Cilacap Banjarnegara Magelang Purbalingga ini tolong vaksinnya supaya dipercepat. Pokoknya begitu dapat besoknya langsung habiskan," tegas Ganjar dalam rapat.

Berdasarkan data yang diterimanya, cakupan vaksinasi di beberapa daerah masih kurang. Misalnya di Cilacap, untuk vaksinasi dosis pertama baru 20,19% dan dosis keduanya hanya 11,50%.

Baca juga: Bocoran Ikatan Cinta Malam Ini Selasa 21 September 2021, Keluarga Al-fahri Dalam Bahaya Karena Penyusup Kembali Masuk Rumah

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Rabu 22 September 2021 Aries Terlalu Cepat Mengambil Keputusan, Pisces Mencoba Mengatasi Keadaan

Kemudian Brebes yang vaksin dosis pertamanya mencakup 20,50% namun vaksinasi dosis kedua baru mencakup 9,26% saja. Ganjar juga mengingatkan agar Pemda disiplin menginput di aplikasi.

"Tugase panjenengan menghabiskan, biar kita yang meminta ke Kemenkes juga pede dan ternyata memang kita bisa habiskan itu" kata Ganjar.

Ditemui usai rapat, Ganjar mengatakan jika percepatan vaksin terus dilakukan. Bahkan, kata Ganjar, di Jawa Tengah saat ini sudah bisa memvaksin sebanyak 1,6 juta setiap minggu.

"Meskipun target kita, kami masih terus memohon kepada pusat agar bisa 2,5 juta tiap Minggu dan ternyata kawan-kawan relatif semuanya siap," kata Ganjar.

Sebagai informasi, cakupan vaksinasi di Jawa Tengah saat ini mencapai 34,92% atau sekitar 10juta orang untuk dosis pertama. Sementara untuk dosis kedua, cakupan vaksin mencapai 18,07% atau sekitar 5,1 juta orang. Sedangkan dosis ketiga untuk nakes mencapai 70,82% atau sekitar 116ribu nakes. (Solikun)

Editor: Lila
    Bagikan  

Berita Terkait