Semarang Didorong Jadi Pusat Kuliner

News —Senin, 11 Oct 2021 16:11
    Bagikan  
Semarang Didorong Jadi Pusat Kuliner
HUT KE-1 RANGKUL: Wakil Wali Kota Semarang Hj Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita memotong tumpeng/ Fto: Istimewa

SEMARANG, MATAJATENG

Wakil Wali Kota Semarang Ir Hj Hevearita Gunaryanti Rahayu MSos akan terus mendorong dan mendukung setiap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjadikan Kota Semarang Pusat Kuliner se-dunia.
‘’Makanan dan jajanan jenis apa saja ada di Kota Semarang. Silakan datang dan rasakan. Dari makanan lokal tradisional hingga berbagai jenis masakan impor internasional semuanya tersedia,’’ kata Mbak Ita, panggilan akrab Wakil Wali Kota Semarang.

Dia mengatakan hal itu ketika memberikan sambutan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Perkumpulan Rakyat Semarang Kuliner (Rangkul) sekaligus peluncuran Website UMKM Rangkul di Panci Resto Permata Puri, Ngalian, Kota Semarang, Minggu (10/10).
Mbak Ita memotong tumpeng dan menyerahkan kepada Ketua Umum Rangkul Suyatno ST. ‘’Awalnya organisasi ini Bernama Perkumpulan Rakyat Ngalian Kuliner. Tetapi sejalan bertambahnya anggota hingga 140 UMKM yang bergabung dengan berbagai jenis makanan, akhirnya tidak sekitar Kecamatan Ngalian saja tetapi berkembang se-Kota Semarang,’’ kata Suyatno.

Pengurus UMKM RANGKUL terdiri Penasihat Ir Hj Hevearita Gunaryanti Rahayu MSos. Pengawas Ketua Suharsono. Anggota H Ghufron Musyafa Lc, Haris Padilah SE MM dan Agus Sulistiya STr. Ketua Umum Suyatno ST.  Sekretaris Umum Dedy Oktavia Supratiknyo SE MM. Sekretaris Meykardo SSi. Bendahara Umum Dwi Puji Astuti SE MM dan Bendahara Diana Ika Dewi.
Dalam acara itu, Mbak Ita berharap semua anggota Paguyuban Rakyat Semarang Kuliner ini bisa naik kelas. ‘’Tidak hanya di Kota Semarang tapi naik kelas ke regional hingga nasional,’’ katanya.

Baca juga: Jateng Rawan Bencana, Ganjar : Baca Terus Kondisi Cuaca, Semua Siaga

Baca juga: Berwisata ke Bukit Cinta Rawa Pening di Temani Keindahan Bukit Braja Wijaya

Wakil Wali Kota Semarang itu berjanji akan mensupport produk-produk dari anggota Rangkul dan akan dibantu agar bisa masuk ke retail-retail.
"Tapi dengan catatan bisa naik kelas dan memenuhi standar dan kualitas agar nantinya tidak hanya retail di seluruh semarang tapi bisa regional atau nasional bahkan bisa eksport," kata Mbak Ita. Menurut dia anggota Rangkul bisa naik kelas dan meningkatkan kualitas apabila terus berusaha mengembangkan usahanya.

Mendapat Porsi
Wakil Wali Kota Semarang mengatakan, produk UMKM tidak hanya di wilayah tertentu saja, tetapi harus sudah mendapatkan porsi tidak di wilayah sekitar.
Ketua Panitia Arif melaporkan, acara tersebut dihadiri kurang lebih 100 anggota Rangkul dan stakeholder seperti BPR SMS, JNE, BNI, BRI dan Mandiri , Aqua, Andromeda Group, Unnisula, Dituju Cafe, Operator Tri dan Pertamina Lubricant untuk bekerja sama untuk membantu para anggota.
Ketua Paguyuban Suyatno berharap semua anggota bisa saling bekerja sama dan mendukung untuk bisa mewujudkan harapan Wakil Wali Kota semarang.

"Tanpa kerja sama yang baik sesama anggota paguyuban dan pihak-pihak terkait, termasuk Pemerintah Kota agak sulit untuk mewujudkan harapan itu," kata Suyatno.
Acara tasyakuran dihadiri Anggota DPRD Kota Semarang, Suharsono dan mitra kerja sama anggota paguyuban. UMKM Rangkul pada kesempatan itu memberikan santunan kepada anak panti sosial Al Irsyad. Mbak Ita kemudian berkesempatan meninjau pameran produk anggota UMKM Rangkul. (sunarto)

Baca juga: Sejarah Internet dan Perkembangannya

Baca juga: Resep Makanan: Cara Membuat Ramen Burger, Cocok untuk Menu Makan Siang

Editor: Lila
    Bagikan  

Berita Terkait