Sejumlah Mahasiswa di Semarang Turun ke Pasar Tradisional Bagikan Masker dan Hand Sanitizer

News —Jumat, 30 Jul 2021 20:15
    Bagikan  
Sejumlah Mahasiswa di Semarang Turun ke Pasar Tradisional Bagikan Masker dan Hand Sanitizer
Sejumlah Mahasiswa di Semarang Turun ke Pasar Tradisional Bagikan Masker dan Hand Sanitizer (foto: Solikun)

SEMARANG, MATAJATENG

Sejumlah mahasiswa dari Universitas PGRI Semarang (Upgris) turun ke pasar tradisional, Pasar Peterongan Semarang, Jumat (30/07/2021). Aksi mahasiswa yang turun ke Pasar itu dalam rangka ikut serta menangani wabah pandemi. Mereka membagikan masker, cairan pembersih tangan (hand sanitizer), sembako dan selebaran berisi anjuran kepatuhan prokes.

Aksi mahasiswa Upgris itu merupakan tindak lanjut seruan dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang mengajak mahasiswa, khususnya di Jawa Tengah, untuk terlibat dalam penanganan wabah pandemi corona. Kesadaran itulah yang menjadi spirit mahasiswa melakukan aksi sosial.

Presiden mahasiswa Upgris, Muhammad Rizqi Arfanda mengatakan, aksi sosial turun ke pasar itu untuk membagikan masker, cairan pembersih tangan serta selebaran anjuran taat prokes.

“Pak Ganjar atau pak Gubernur Jateng, memberikan arahan kepada kami (mahasiwa,red) supaya turun ke jalan dalam membantu penanganan wabah corona yang ada di Indonesia khususnya di Jawa Tengah,” kata Rizqi ditemui di lokasi aksi di Pasar Peterongan, Kota Semarang.

Baca juga: Ganjar: Ali Sastroamidjojo Pantas Jadi Pahlawan Nasional

Baca juga: Resep Makanan: Cara Membuat Dadar Cokelat Isi Pisang Dengan Mudah, Cocok Untuk Cemilan Sore

Pantauan di lokasi, para mahasiswa Upgris mendatangi para pedagang yang sedang sibuk di lapaknya. Di sela-sela berjualan, mahasiswa membagikan berbagai alat proteksi dari corona. Mereka juga menyerukan ajakan untuk taat prokes melalui pengeras suara.

“Kami sepakat dengan yang disampaikan pak gubernur dan kita melakukan hal tersebut supaya apa yang dicita-citakan pak gubernur dengan penanganan wabah corona sesegera mungkin bahwa mahasiswa dapat membantu dengan maksimal juga,” terangnya.

Ditempat yang sama, Koordinator lapangan, Muhamad Anwar mengatakan tujuan aksi adalah untuk membantu pemerintah dalam menangani pandemi.

“Aksi untuk membantu pemerintah menangani virus corona dengan membagikan 100 paket prokes, yang isinya ada masker, hand sanitizer, juga ada pamflet tentang 5 M dan 20 paket sembako,” katanya.

Baca juga: Simak! Sejarah Telepon Genggam dan Jenis-Jenisnya

Baca juga: Skor IELTS Rendah Rasanya Ingin Meninggal? Ups, Tahan Dulu! Coba Cara Belajar Ini!

Adapun alasan pemilihan tempat aksi di pasar tradisional karena masih ditemukan kerumunan. Terlebih, di pasar tidak sedikit pedagang yang mengenakan masker yang sudah usang. Harapannya, masyarakat bisa lebih terbantu dan menaati protokol kesehatan.

Seorang pedagang di Pasar Peterongan Sri Kushartati, 65, berterima kasih atas bantuan yang diberikan mahasiswa. Dia berharap, para pemuda bisa lebih sering membagikan bantuan kepada pedagang.

“Semoga anak muda bisa membagi-bagikan ini. Biar Covid-19 bisa cepat selesai,” ungkapnya.

Diketahui, cairan pembersih tangan yang dibagikan itu merupakan karya dari mahasiswa jurusan Biologi Upgris. Mereka mempraktikkan salah satu mata kuliahnya, serta sebagai wujud kepedulian sosial membantu meringankan beban di masa pandemi. (Solikun)

Baca juga: Menyicipi Secuil Surgawi Dunia: Brownies Potong–Kukus Maknyus

Baca juga: Ramalan Zodiak Jumat 30 Juli 2021 Taurus Sedikit Tertekan Dengan Keadaan Uang, Gemini Butuh Tambahan Uang

Editor: Riyan
    Bagikan  

Berita Terkait