Pengunjung Objek Wisata Semarang Zoo Dites Suhu Badan Sebelum Memasuki Area Semarang Zoo.

News —Rabu, 18 Aug 2021 21:53
    Bagikan  
Pengunjung Objek Wisata Semarang Zoo Dites Suhu Badan Sebelum Memasuki  Area Semarang Zoo.
Image/Istimewa

SEMARANG, MATAJATENG

Kebun binatang Semarang Zoo kembali dibuka dengan sejumlah protokol kesehatan dan aturan penyesuaian PPKM level 3. Pembukaan tempat wisata yang digemari anak-anak ini menyusul adanya pernyataan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi usai upacara HUT RI ke-76.
"Alhamdulillah, sekarang (Semarang Zoo) sudah dibuka dengan kuota 25 persen," kata Direktur Semarang Zoo, Choirul Awaludin di sela kegiatannya, Rabu 18 Agustus 2021.

Dia bersyukur kembali dibukanya objek wisata yang berbatasan dengan Kabupaten Kendal tersebut langsung disambut dengan baik oleh masyarakat, khususnya warga Kota Semarang dan sekitarnya. "Ini hari pertama buka, sekitar jam sembilan tadi sudah mulai berdatangan sedikit demi sedikit," ujarnya.
Lebih jauh ia mengatakan, target 25 persen yang ditetapkan oleh Wali Kota Semarang bisa dipenuhi secara perlahan. "Kalau lokasi 25 persen itu masih jelas masih muat, jadi kita atur dari antrian loket agar tidak berkerumun, kemudian maksimal dua ribu pengunjung di dalam pintu masuk tutup dulu, pengunjung bisa masuk kalau sudah ada yang keluar, tapi kalau target 25 persen dari penjualan tiket itu seperti liburan sebelum pandemi memang masih lumayan jauh," akunya.

Baca juga: Ditemukan Tewas Mengenaskan, Keluarga dan Kerabat Korban Histeris hingga Jatuh Pingsan

Baca juga: Diduga Jadi Korban Perampokan, Ibu dan Anak di Subang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Choirul menjelaskan, sebanyak 3.000-an tiket terjual di masa akhir pekan, sedangkan liburan sekolah maupun liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) saat kondisi normal (bukan pandemi) hampir mencapai 7.000 tiket terjual. Jumlah tersebut terjadi penurunan di angka sekitar 1.000 pengunjung saat akhir pekan masa pandemi.

Meski begitu, mantan Ketua KNPI Kota Semarang ini optimistis akan kembali pulih dalam waktu dekat. "Perekomian memang sedang sulit, tapi saya yakin bisa kembali normal karena vaksinasi sedang dikebut dan anak-anak juga jenuh, butuh hiburan," ujarnya.
Pantauan di lokasi, sejumlah serombongan keluarga secara berkala mulai berdatangan. Sebelum menuju loket, mereka langsung disambut petugas untuk cek suhu tubuh. Sementara di tempat pembelian tiket, petugas menerima sejumlah uang setelah pengunjung mencuci tangan dengan hand sanitizer dan menunjukkan kartu vaksin.

Penerapan protokol kesehatan dilanjutkan dengan pemeriksaan bukti vaksin bagi orang dewasa. Hal ini juga berlaku ketika pengunjung tiba di pintu masuk. "Bisa tunjukkan kartu vaksinnya bu," kata petugas pintu masuk yang langsung disambut dengan menyerahkan kartu vaksin.
Salah satu pengunjung, Rasito (36) warga Kabupaten Pekalongan yang sengaja ke Kota Semarang untuk mencari hiburan bagi kedua putrinya. "Sengaja ke Semarang mau nyenengin anak, cari hiburan," katanya.

Baca juga: Resep Makanan: Cara Membuat Sambal Embe Dengan Mudah

Baca juga: Resep Makanan: Cara Membuat Tom Yam, Makanan Khas Thailand

Rasito, istri dan dua buah hatinya memang seperti pada umumnya pengunjung yang ke kebun binatang lantaran penasaran ingin melihat harimau. "Ya lihat harimau, karena langka, kalau monyet kan gampang, sudah sering lihat," ungkapnya.
Dengan dibukanya Semarang Zoo, dia mengaku senang bisa mengajak anaknya belajar sambil berwisata. "Senang bisa menghibur anak, melihat hewan dan memberi pelajaran anak," ucapnya.

Meski begitu, ia mengaku bahwa objek wisata di Semarang baru dibuka hari ini. "Belum tahu kalau buka, niatnya yang penting ke Semarang dulu, pas sampai depan lihat sudah buka yang langsung belok, masuk ke sini," akunya.
Pengunjung lain, Panu Haikal (35) yang datang untuk kali pertama sejak adanya wabah Corona ini juga seperti Rasito, tidak tahu bahwa ini hari pertama kebun binatang kembali dibuka. "Ini pertama kalinya ke sini (Semarang Zoo) sejak ada Corona, terakhir ke sini 6 tahun lalu waktu anak saya yang kecil masuk TK," ungkapnya.

Bersama istri, dua putra dan tiga putrinya, pria yang berprofesi sebagai pedagang ini berangkat dari Kabupaten Pekalongan ke Kota Semarang untuk bertamasya. "Ada saudara di Semarang, cuma lupa alamatnya, dan tidak punya kontak hpnya," akunya.
Dibukanya Semarang Zoo disambung dengan gembira oleh pedang yang ada di area kebun binatang tersebut, Titik Sumanti. Perempuan yang masih memiliki dua orang anak usia pelajar itu akhirnya bisa kembali mengais rezeki. "Saat (Semarang Zoo) tutup tidak bisa jualan sama sekali, cuma momong anak di rumah," akunya.
"Alhamdulillah sekarang sudah buka, mestinya senang bisa jualan lagi, semoga pandemi cepat selesai dan kembali normal," harapnya. (Sunarto)

Editor: Lila
    Bagikan  

Berita Terkait