Ngeri–Ngeri Sedap : Self–Healing di Air Terjun Tawangmangu

Panduan wisata —Jumat, 6 Aug 2021 14:20
    Bagikan  
Ngeri–Ngeri Sedap : Self–Healing di Air Terjun Tawangmangu
Image/Pinterest

JAWA TENGAH, MATAJATENG

Niatnya mau self–healing eh tapi malah keblablasan nyadarin bulu roma mulai merinding! Adakah pernah mengalami begitu, Sobat Mata Jateng? Wuahahaha. Jangan takut dulu, kali ini kita seru-seruan dulu nihngebahas Air Terjun Tawangmangu.

Memang sih benar, kalau di air terjun yang eksotik dan naturalis sekali ini masih sering tersiar mitos-mitos mistis. Entah itu benar fakta atau hanya fiktif belaka yang beredar di kalangan masyarakat Jawa Tengah khususnya, Mimin kurang tahu. But, for sure, yah Sobat Mata Jateng tahu lah bagaimana seharusnya kita bersikap dan bertindak kalau di tempat orang, apalagi di destinasi wisata yang katanya penuh mistis ini.

BACA JUGA: Pesona Telaga Madirda Meneduhkan Jiwa


Air Terjun Grojogan Sewu ini memang indah. Ia berlokasi di Tawangmangu, tepatnya di kabupaten Karanganyar, provinsi Jawa Tengah. Dengan tinggi air terjun yang mencapai 81 meter (delapan puluh satu meter), menambah diorama kesejukan alam sekitar, plus ia pun berada di kawasan hutan Wisata Tawangmangu, tepatnya sekitar 28 (dua puluh delapan) kilometer dari pusat kota Karanganyar. Banyak yang bilang, kita sangat butuh perjuangan superekstra sih untuk tiba di lokasi apalagi di spot air terjun yang eksotis ini. Sebab bagaimanapun, lokasinya yang masih alami, di kawasan dataran tinggi, memaksa para pengunjung buat mesti menyiapkan kondisi tubuh yang fit plus kendaraan yang benar-benar mendukung, alias prima. Ya gimana dong, masak saat-saat demam badan mesti dipaksa buat menuruni lebih dari sribu anak tangga? Yang benar aja, waduhh.

BACA JUGA: Wisata di Jawa Tengah: Melepas Penat, Membunuh Sambat


Pokoknya sangat sangat dibutuhkan tenaga dan kapabilitas tubuh yang oke deh buat uji tantang adrenalin, hihi adrenalin. Ya, hal ini mungkin memang biasa aja bagi kaula muda, sebab bagaimanapun kita yang muda masih bertenaga dan siap dengan apapun kondisinya. Tapi kalau untuk kaula tua atau orang lanjut usia sudah paruh baya, gimana? Ya, mau nggak mau mereka pastinya mesti memegang prinsip kuat jika benar-benar ingin mengekplorasi keindahan air terjun Tawangmangu ini.

Ehh tapi benar juga lhoo, tidak sedikit juga oleh para pengunjung yang pernah datang ke lokasi air terjun ini, bahwa cukup banyak juga mereka melihat kakek-kakek sampai nenek-nenek dengan semangatnya yang membuncah menuruni anak-anak tangga di sana. Waduhh, itu kakek-nenek masih manusia lhoo ya, bukan makhluk astral jadi-jadian.

Duhh, amit-amit deh ya, jangan sampai Sobat Mata Jateng ketemu yang begituan ketika tujuannya malah self-healing eh ketemu gitu ya pasti berabe dong ya? Bisa-bisa kapok dan nggak bakal ke Air Terjun Tawangmangu lagi dehh, wuahahaha!

Padahal sangat disayangkan banget lho ya bagi kita Sobat yang belum pernah ke lokasi air terjun ini. Sebab, di setiap penurunan anak tangga Grojogan Sewu ini katanya bakal terlihat berbagai beautiful views alias pemandangan hutan konservasi Tawangmangu yang super duper indah, dan ini dikelola langsung oleh KSDA. Kepanjangan dari Badan Konservasi Sumber Daya Alam. Yang pasti, kita mesti take a rest dulu deh Sobat Mata Jateng, saat dirasa lelah. Jangan dipaksa yah.

Oh iya, konon nih untuk cerita yang beredar, ada tersiar bahwa jika ada sepasang kekasih yang belum menikah tapi melintasi jembatan yang berada di depan air terjun ini, maka dipastikan hubungan mereka akan kandas, coii! Waduhhh ihh, serem banget yaak? Bikin bulu roma bergidik nih ah. Iya, terus disebutkan juga bahwa hubungan mereka itu tidak akan sampai ke jenjang pernikahan. Tapi untungnya nih ya, mitos itu tidak berlaku bagi mereka yang telah menikah sah.

Waduhh, segeralah menikah, Sobat Mata Jateng, hehehe! (Dyah)

Editor: Lila
    Bagikan  

Berita Terkait